berita-jabar.org, Sukabumi 8 Agustus 2025 – Pemerintah Kota Sukabumi kini tengah menyiapkan pembangunan intensif berupa tujuh gapura ikonik di sukabumi yang akan berfungsi sebagai gerbang perbatasan kota. Upaya ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Ayep Zaki usai melakukan peninjauan ke kawasan Tugu Batas Kota di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi, pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Gapura yang Melambangkan Identitas Lokal sebagai Fokus Utama
Sejak awal, proyek ini dirancang bukan sekadar untuk mempercantik tampilan wilayah, melainkan untuk memperkuat identitas budaya. Oleh karena itu, gapura-gapura tersebut mengusung konsep khas lokal, yakni bentuk pohon Pakujajar (pakis) simbol kekokohan, keseimbangan, serta pertumbuhan berkelanjutan masyarakat Sukabumi.
Infrastruktur Berbasis Filosofi dan Estetika
Menurut Ayep Zaki, pembangunan gapura bukan sekadar tambahan fisik, melainkan refleksi karakter Kota Sukabumi. Ia menegaskan bahwa infrastruktur ini haruslah memiliki estetika tinggi sekaligus struktur yang kokoh dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, desain melibatkan arsitek lokal dan budayawan, guna memastikan gapura tidak hanya kuat secara bangunan, tetapi juga kaya makna filosofis.
Tempat Strategis Gapura Ikonik
Kepala Dinas PUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, menambahkan bahwa penempatan gapura akan terfokus di titik-titik strategis tempat utama akses masuk ke kota. Langkah ini merupakan jawaban atas kurangnya penanda visual yang representatif selama ini.
Lebih lanjut, Ayep Zaki menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur termasuk gapura akan menjadi prioritas utama dalam lima tahun ke depan. Ia menyerukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta agar pembangunan ini bersifat inklusif, berkelanjutan, dan dapat dinikmati lintas generasi.
Baca Juga: Hari Ketiga KSTI 2025 di Bandung, Fokus ke Hilirisasi Riset dan Inovasi
Untuk berita terbaru seputar Jawa Barat dan informasi penting lainnya kunjungi Berita Jawa Barat
